Sunday, April 19, 2015

Teks Bacaan Doa Nabi Sulaiman

Nabi Sulaiman as adalah salah seorang Nabi yang dilimpahi kekayaan melimpah ruah yang belum pernah ada sebelumnya. Selain itu Nabi Sulaiman as juga dikaruniai beragam mukjizat salah satunya adalah bisa berbicara dengan hewan-hewan. Nabi Sulaiman menjadi penguasa yang diwarisi dari nabi Daud Alaihissalam. Manusia, jin hingga hewan-hewan tunduk pada perintah nabi Sulaiman.
Doa Nabi  Sulaiman untuk kekayaan ini juga diabadikan dalam al-Qur’an Surat Shaad ayat 35 :

Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (QS Shaad: 35).
 
doa nabi sulaiman untuk kekayaan, doa nabi sulaiman doa penunduk, khasiat doa nabi sulaiman, download doa nabi sulaiman, doa nabi sulaiman untuk ratu balqis, doa nabi khidir, doa nabi yusuf, doa nabi sulaiman menundukan binatang

Teks Bacaan Doa Iftitah

Doa iftitah dibaca setelah melakukan takbiratul ikhram dan sebelum kita membacakan fatihah. Doa iftitah termasuk sunnat dalam sholat. Dalam ajaran Islam hendaknya lebih bagus melakukan sholat dengan tanpa melupakan sunnat yang ada di dalamnya karena itu bisa menambah pahala shalat dan yang pasti diterima atau tidak nya itu hanya Alloh yang tahu.

Bacaan Latin Doa Iftitah
Allaahu akbar kabiiraaw wal hamdu lillaahi katsiraw wasub-haanallaahi bukrataw wa ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamah yaaya wama maatii lillaahi rabbil 'alaamiina. Laasyariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.

Arti Doa Iftitah

Thursday, April 16, 2015

I'tiraf: Doa Abunawas yang Menyentuh Hati dan Kalbu


إِلهِي لََسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاَ# وَلاَ أَقوى عَلَى النّارِ الجَحِيم
Ilaahii lastu lil firdausi ahlaan wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi
Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka Jahim

فهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذنوبِي # فَإنّكَ غَافِرُ الذنْبِ العَظِيْم
Fa hablii taubatan waghfir zunuubii fa innaka ghaafirudzdzambil ‘azhiimi
Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar

ذنوبِي مِثلُ أَعْدَادٍ الرّمَالِ # فَهَبْ لِي تَوْبَةً يَاذَاالجَلاَل
Dzunuubii mitslu a’daadir rimaali fa hablii taubatan yaa dzaaljalaali
Dosaku bagaikan bilangan pasir, maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki keagungan

Teks Bacaan Doa Pembuka dan Penutup Majelis

Do'a pembuka majelis cukup dengan salam dan muqaddimah seperti ucapan yang pendek berikut:

1. "Alhamdulillah wa syukrillah la haula wala quwwata illa billah amma ba'du", atau
2. "Innal hamdalillaahi nahmaduhu wanasta'iinuhu wanastagh firuh wana'uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa waminsayyi ati a' maalinaa manyahdihillahu falaa mudhillalahu waman yudhlil falaa haadiyalahu, Wa asyhadu anlaa ilaha illalloohu wah dahulaa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu warosuuluhu."

Sedangkan doa penutup majelis adalah "Subhanakallahumma wabihamdika Asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika."

Waktu dan Teks Bacaan Doa Sholat Tahajud

Shalat tahajud sering juga disebut shalat malam atau disebut juga (Sholatul lail/ Qiyamul lail) karena waktu yang melaksanakan shalat ini pada malam hari dimana semua orang sedang tertidur lelap. Shalat Tahajud juga adalah shalat sunah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW sepanjang hidupnya. 

Waktu-waktu yang utama untuk shalat tahajud sebagi berikut : Sepertiga pertama, kira-kira mulai dari jam 19.00 sampai jam 22.00, ini saat utama. Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00, ini saat yang lebih utama. Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh, ini saat yang paling utama.

Rasulullah SAW Selalu membaca Doa Berikut ini setelah shalat Tahajud.

.اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:

Keutamaan, dan Teks Bacaan Doa Sholat Dhuha


Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”

Juga apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,”Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut.” Para sahabat bertanya,”Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?” Beliau saw menjawab,”Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”

Teks Bacaan Doa Pendek Setelah Sholat

1. A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim. Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin, hamdasy-syakiriin, hamdan-naa'imiin, hamday-yuwaafii ni'amahu wa yukaafii maziidah.

Artinya : "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, yaitu dengan pujian orang-orang yang bersyukur, dengan pujian orang-orang yang mengharapkan nikmat-Mu, dan dengan pujian yang sesuai dengan nikmat-nikmat-Nya dan memadai penambahan-Nya."

2. Yaa rabbanaa lakal-hamdu wa lakasy-syukru kamaa yambaghii li jalaali wajhikal-kariimi wa 'azhiimi sulthaanik.

Artinya : "Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji dan syukur, sebagaimana pujian itu patut terhadap kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan kerajaan-Mu."

3. Allaahummaghfir lanaa dzunuu banaa, wa liwaliidiina, warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa. wa li jamii'il-muslimiina wal-muslimaati wal mu'miniina wal-mu'minaati al ahyaa'iminhum wal-amwaat, innaka antas-samii'un qariibuum-mujibud da'wat, wa yaa qhadiyal hajaat.

Teks Bacaan Wirid Dzikir Setelah Sholat

1. Membaca Istighfar 3 kali. Rosululloh saw bersabda :

“مَنِ اسْتَغْفَرَ اللهَ دُبُرَ كُلِّ صَلاَةٍ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَقَالَ : “أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِيْ لاَإِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ”, غُفِرَتْ ذُنُوْبُهُ وَإِنْ كَانَ قَدْ فَرَّ مِنَ الزَّحْفِ, وَيَزِيْدُ فِيْهِ “اْلعَظِيْمَ” بَعْدَ الصُّبْحِ وَاْلمَغْرِبِ”(أَخْرَجَهُ ابْنُ السُّنِّيِّ وَأَبُوْ يَعْلَى عَنِ اْلبَرَاءِ) (إِرْشَادُ الْعِبَادِ)

“Barangsiapa beristighfar sesudah shalat 3 kali (dengan membaca Astaghfirullohalladzii lailaha illa huwa…dst) maka diampuni dosa-dosanya walaupun melarikan diri dari barisan peperangan. Setelah shalat subuh dan maghrib ditambah “’al‘Adzim” (jadinya Astaghfirullohal’Adzim)”. (HR. Ibnus Sunni dan Abu Ya’la dari Al-Baro’) [Lihat Irsyadul ‘Ibad, hlm. 20.]

2. Membaca :

لاَ اِلَهَ ِالاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ ×١٠
وَيَزِيْدُ فِيْهَا: “يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ” بَعْدَ الصُّبْحِ وَاْلعَصْرِ وَاْلمَغْرِبِ.

Imam Ar Rofi’i meriwayatkan sabda Nabi : “Ketika kamu sholat fardlu ucapkanlah setelah selesai shalat : lailaha illalloh …dst, maka ditulis pahalanya seperti memerdekakan budak. setelah subuh, ashar dan maghrib ditambah Yuhyii wa yumiitu biyadihil khoiru. (lihat kitab Irsyadul Ibad, hal. 20)
Dalam kitab al Husunul Mani’ah, hlm. 7, karya Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al Maliki al Hasani, menyebutkan bahwa Nabi saw bersabda :

Teks Bacaan Doa Qunut Nabi Menurut Hadits

Doa kunut yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa kunut yang dibaca ketika shalat witir. Ini berdasarkan hadis shahih dari cucu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu,

عن الْحَسَن بْن عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قال : عَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَاتٍ أَقُولُهُنَّ فِي قُنُوتِ الْوِتْرِ : ( اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ ، …)

Hasan bin Ali mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajariku beberapa kalimat doa yang hendaknya aku ucapkan ketika kunut witir: ‘Allahummahdinii fiiman hadaiit, wa ‘aafinii fiiman ‘aafaiit,….dst.’ (HR. Nasa’i 1746, Abu Daud 1425, Turmudzi 464).

Berikut teks doa kunut: